PartaiGolPut Siap Mengusung Jovial da Lopez Sebagai #CAGUBNTT2024

Tulisan ini semacam surat terbuka kepada Jovial da Lopez.  Saya pernah menulisnya di akhir Mei 2021 setelah Jovial dan Andovi da Lopez merilis video karya mereka berjudul ‘DPR – MUSIKAL’. Tapi karena mempertimbangan banyak hal saya unpublish tulisannya.

 

Video “DPR – MUSIKAL'” mendapat banyak apresiasi. Kalau tidak salah, sempat jadi trending topic ke 5 selama 2 hari lebih. Pada saat tulisan ini dipublikasikan videonya sudah ditonton lebih dari 7 juta. Mayoritas komennya bernada positif dan mengatakan bahwa ini karya yang sangat bagus.

Oh iya, sebutan Patai Da Lopez itu bukan dari saya, tapi dari twitnya Jovial. Jovial menulis twit tersebut untuk membantah tuduhan bahwa ‘DPR – MUSIKAL’ disponsori oleh partai tertentu.

twit Partai Da Lopez

Untuk yang belum tahu channel YouTube SkinnyIndonesian24, saya akan cerita sedikit mengenai dua sosok dibalik channel tersebut. Jovial dan Andovi adalah kakak beradik. Ibu mereka seorang diplomat, karena itu Jovial dan Andovi pernah merasakan hidup di beberapa negara yang berbeda. Jovial lulus kuliah dari jurusan Fisika Nuklir Universitas Indonesia sedangkan Andovi lulus kuliah dari jurusan Hukum Universitas Indonesia.

Sejauh yang saya tahu Jovial dan Andovi termasuk YouTuber awal yang satu angkatan dengan Chandra Liow dan YouTuber lainnya yang saya juga tidak tahu siapa saja mereka. Saya dan mereka berbeda umur lumayan jauh. Dan jujur saja saya bukan penikmat konten-konten yang mereka buat. Saya jadi memperhatikan Jovial dan Andovi sejak mereka mengumumkan akan pamit dari YouTube 1 tahun lagi dimulai dari sejak mereka mengumumkannya pada tanggal 24 Juni 2020. Berikut ini saya sisipkan video pengumumannya.

Sebelum benar-benar pamit dari YouTube, Jovial dan Andovi merilis 8 karya terakhir mereka, video ‘DPR – MUSIKAL’ merupakan salah satunya.

Di Diri Jovial dan Andovi Mengalir Darah Aktivis

Sejak menonton video pengumuman Jovial dan Andovi bahwa mereka akan pamit dari YouTube, saya jadi tertarik untuk mengetahui lebih jauh tentang mereka berdua. Ternyata Ayah mereka Polycarpus Teka da Lopez adalah seorang aktivis. Beliau merupakan Ketua Dewan Mahasiswa Universitas Atmajaya 1974-1975. Bersama dengan Hariman Siregar (Ketua Dewan Mahasiswa Universitas Indonesia) beliau menjadi pelaku peristiwa bersejarah yang dikenal dengan sebutan MALARI 1974. Yang belum tahu apa itu peristiwa MALARI 1974, silahkan googling saja. Yang masih ingin tahu informasi tentang ayahnya Jovial dan Andovi, silahkan baca tulisan ini. Tulisan tersebut dibuat oleh teman seperjuangannya dalam rangka mengenang beliau yang wapat pada tanggal 29 Juli 2019.

Saya seorang muslim, tapi saya meyakini Ayahnya Jovial dan Andovi, yang tidak seagama dengan saya, sudah tenang di Surga. Saya pernah menulis keyakanin saya seperti ini untuk sosok lain yang juga berbeda agama dengan saya, tapi beliau belum meninggal dunia. Detailnya silahkan baca di partaigolput.com/sandy-basuki/.

Berikut ini karya terakhir ke 6 Jovial dan Andovi di YouTube yang didekikasikan untuk Ayah mereka.

 

Supaya adil, saya sisipkan juga video lama Jovial dan Andovi yang didedikasikan untuk Ibu mereka.

Mari Perjuangkan Banyak ‘Mawar’ Di DPR 2024

Kali ini saya ingin menyampaikan hal penting untuk semua orang yang sudah menonton video ‘DPR – MUSIKAL’.  Saya ingin membahas  pesan yang disampaikan lewat cerita video musikal tersebut. Pesan pentingnya ada di bagian akhir video. Saya kutipkan pesannya.

‘Mawar’ hanyalah karakter fiktif.
Dia akan menjadi nyata jika kamu cukup berani untuk menjadinya

Dengan kekuatan yang besar adapula tanggung jawab yang besar.
DPR adalah pilihan rakyat, maka pilihlah yang benar.
Hidup Indonesia

Menurut saya, dengan mempertimbangkan sistem politik di Indonesia saat ini, kalau ada orang yang mau dan berani menjadi ‘Mawar’ perjuangannya akan berat sekali. Untuk bisa terpilih jadi anggota DPR dibutuhkan biaya yang tidak sedikit. Lebih baik kita satukan kekuatan, kemudian cari dan seleksi orang-orang yang pantas untuk diperjuangkan menjadi ‘Mawar’ di DPR 2024 nanti. Gagasan ini lebih detailnya sudah saya sampaikan di 4 tulisan saya sebelum ini, yaitu ini (1), ini (2), ini (3) dan ini (4).

Di twit akun Twitter @PartaiGolPut saya mengusung 12 orang yang menurut saya sangat pantas menjadi #CALEG2024. Saya mengusulkan kepada Jovial dan Andovi juga mengusung 12 orang yang pantas menjadi #CALEG2024. Kalau Partai Da Lopez setuju berkoalisi dengan PartaiGolPut, jadinya ada 24 #CALEG2024 yang akan diperjuangkan lewat gerakan politik gotong royong #SinergiRakyat.

Usulan saya kepada Jovial dan Andovi akan lebih jelas kalau diobrolkan langsung. Saya akan berterima kasih sekali kalau Jovial dan Andovial memberikan kesempatan itu. Saya sadar, saya bukan siapa-siapa.  Saya hanya ingin SINERGI dengan siapa pun untuk mewujudkan proyek-proyek kebaikan.

DPR – MUSIKAL Hanya Sekedar Tontonan?

Saya yakin Ayah Jovial dan Andovi bangga dengan karya-karya mereka berdua. Beliau akan lebih bangga lagi kalau Jovial dan Andovi mau ikut memperjuangkan perubahan di dunia nyata. Nama baik Jovial dan Andovi beserta karya-karya mereka berdua merupakan modal berharga untuk memperjuangkan perubahan di dunia nyata.

Video DPR – MUSIKAL’ merupakan contoh konten edukasi politik yang berhasil menarik banyak perhatian, utamanya generasi muda, karena disampaikan dengan cara yang menghibur. Setelah menontonnya, para generasi muda jadi paham bahwa sistem politik Indonesia berada dalam cengkraman oligarki. Dan sistem seperti itu harus dilawan. Sungguh sangat disayangkan kalau video ‘DPR – MUSIKAL’ hanya sekedar totonan. Harusnya video tersebut bisa melahirkan perlawanan.

Tidak perlu takut melakukan perlawanan, kalau perlawanan yang kita lakukan adalah perlawanan konstitusional. Sebagai negara demokrasi, kita sepakat bahwa Pemilu merupakan ‘medan perang’ konstitusional untuk mengganti penguasa dan sistem politiknya. Sebuah kehormatan bagi saya dan mungkin banyak orang lainnya kalau bisa satu barisan perjuangan dengan anak muda yang teguh menjaga idealisme seperti Jovial dan Andovi. Tujuan utama perjuangannya bukan kemenangan, tapi bagaimana melawan sebaik-baiknya, sehormat-hormatnya.

Sambil mempertimbangkan ajakan saya, silahkan Jovial dan Andovi baca tulisan saya partaigolput.com/tersesat/ dan partaigolput.com/pesimis-optimis/

*Note : foto yang saya pake diambil dari instagramnya Jovial & Andovi

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *